Musibah
Seperti kehidupan-kehidupan orang lainnya, gue menjalani hari gue juga seperti biasa. Bangun pagi ( it’s not so early morning I thought ) kalo lagi niat ya gue olahraga, main basket, atau sekedar cari keringet kecil di halaman rumah. Atau cukup main basket di game. Yes, indeed. Lalu berangkat untuk memenuhi tanggung jawab yang gak mungkin di telantarkan. “Go go, Bi, gue pengen balik cepet.” “ayo ayo.” Lekaslah kami berdua pulang. Di mana ga ada masalah, semuanya masih berjalan lancar, angin yang bertiup lebih kencang dari biasanya. Cuaca masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Ada masalah juga masih bisa di selesaikan dengan aman. Tapi, sampai masalah satu ini datang..