Obsessive Compulsive Disorder
Menjadi penyandang Obsessive Compulsive Disorder membuatku sering menyakiti diri sendiri karena takut tidak melakukan sesuatu dengan sempurna. Seperti diharuskan menyusun kepingan Puzzle di dalam kepala yang berada di tepi jurang yang perlahan akan hancur jika aku tidak menyelesaikannya secepat yang aku bisa. Selalu di kejar dan di tuntut pikiran sendiri. Orang-orang menjauhiku karena ketakutkan akan keringat dingin yang keluar dari sekujur tubuhku. Tubuhku bergetar hebat hanya karena merasa gula dalam tehku kurang dari 1420 butir dan aku tak henti-hentinya menghitung satu-persatu gula yang masuk ke dalam cangkir tehku. Tapi di kali pertama aku melihatnya, semua suara di dalam kepalaku mendadak begitu tenang. Segala gaduh dan teriakan melengking tiba-tiba senyap dan hilang begitu saja, hening seketika. Segala detik jam yang berdetak keras di kepalaku, segala rasa menggigil karena merasa selalu dikejar waktu, semua gambaran akan ketidak-sempurnaan, mendadak hilang dalam kesenyapa...